Ditinggal sendirian bertahun-tahun pada awal abad 19, pasukan
perancis yang ditawan pada saat perang napoleon memiliki hobi yang
sangat tidak biasa. Menciptakan replika dari kapal laut Inggris, dengan
bahan baku daging dan tulang manusia.
Pasukan tersebut menggunakan semua tulang yang bisa mereka dapatkan,
untuk menciptakan model replika yang sangat menarik. Model replika
‘kapal tulang’ yang langka ini biasanya dijual dengan harga 10 ribu
dolar pada saat pelelangan, dimana kolektor bisa menjadi ‘gila’ untuk
barang peninggalan historis yang sangat mengerikan ini. Tetapi bagaimana
caranya tawanan perang tersebut dapat menciptakan model replika kapal
yang sangat akurat, dengan material yang sangat tidak biasa.
Pada awalnya tawanan perang perancis ini mendapatkan daging dan
tulang kambing dari jatah makanan yang disalurkan oleh orang-orang
Inggris yang menawan mereka. Setelah mengumpulkan tulang yang digunakan
untuk membangun model replika, para tawanan tersebut merebus
tulang-tulang itu dan ‘memutihkan’nya dibawah sinar matahari, agar
tulang tersebut dapat dengan mudah dibentuk dan diukir.
Babi disekitar kamp tawanan perang ini juga membantu
para tawanan untuk menyuplai tulang-tulang ini. Babi-babi ini
berkeliling kamp dan seringkali membongkar tengkorak manusia yang
dikubur kurang dalam. Para tawanan ini menggunakan semua tulang yang
bisa mereka dapatkan, tanpa memperhatikan darimana (ataupun dari siapa)
tulang-tulang tersebut berasal.
Sebagai tambahan tulang manusia dan hewan ternak, para
tawanan menggunakan rambut mereka sendiri untuk membuat tali jangkar,
dan kertas tisu untuk membuat jangkar. Pada beberapa kesempatan,
pengunjung kamp yang berada disekitar perkampungan dan perwira-perwira
Inggris akan menyelundupkan tempurung kura-kura, sutra, peralatan untuk
membuat model replika, dan logam lapis untuk digunakan membuat replika
kapal oleh tawanan ini.
Mereka biasanya menggunakan tulang yang besar untuk memahat ‘badan’
dari model replika kapal, dan menggunakan kepingan kecil dan terkadang
sisa-sisa kayu untuk membuat meriam dan tiang kapal yang sangat detail.
Banyak dari pengrajin terbelenggu ini membangun semacam mekanisme
didalam model replika mereka. Mekanisme populer, yang bisa membuat layar
kapal model replika bisa ditinggikan dengan mudah dan menarik kembali
meriam kedalam kapal. Para tawanan ini mencoba membuat kapal berskala,
tetapi sering kali gagal.tetapi keahlian mereka membuat kapal jauh
melebihi ketidakmampuan mereka tersebut.
Untuk
menghabiskan waktu, seorang tahanan Prancis yang dikurung di ruang
bawah tanah selama Perang Napoleon membangun model kapal layar dari
tulang manusia dan hewan. Sekarang, hasil karya seninya ini dilelang
seharga USD 10.000. - See more at:
http://ganti-pikiran.blogspot.com/2013/03/kapal-layar-yang-dibuat-dari-susunan.html#sthash.s7POoT3o.dpuf
Untuk
menghabiskan waktu, seorang tahanan Prancis yang dikurung di ruang
bawah tanah selama Perang Napoleon membangun model kapal layar dari
tulang manusia dan hewan. Sekarang, hasil karya seninya ini dilelang
seharga USD 10.000. - See more at:
http://ganti-pikiran.blogspot.com/2013/03/kapal-layar-yang-dibuat-dari-susunan.html#sthash.s7POoT3o.dpuf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar